Bagikan

YouTube
Ragam Peran Kepala Sekolah di Masa AKB

22 Juli 2020

Tahun ajaran baru 2020/2021, sudah bergulir sejak tanggal 13 Juli 2020. Semua jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, dan SMA/sederajat pun mulai melakukan pembelajaran. Pembelajaran tatap muka dilaksanakan oleh sekolah di zona hijau yang telah memenuhi syarat.

“Di Riau, pada zona hijau pembelajaran dilaksanakan dengan tatap muka, dilaksanakan dengan sangat ketat dan persyaratan yang berlapis,” Bagi sekolah yang berada di zona merah, orange, kuning, dan hijau yang tidak memenuhi syarat pembelajaran dilakukan dari rumah melalui daring maupun luring. “Inilah yang dimaksud oleh Ki Hajar Dewantara, setiap orang adalah guru dan setiap rumah adalah sekolah,”

Sebagai kepala sekolah di satuan pendidikan, pemimpin adalah penentu utama keberhasilan dalam mencapai tujuan. “Maju atau tidaknya pendidikan di sekolah bergantung kepada kepala sekolah,” Menurutnya, kepala sekolah memiliki tanggung jawab menciptakan kenyamanan dan ketertiban sekolah agar terjaga. Di tangan kepala sekolah birokrasi dan administrasi sekolah akan tertata. Di pundak kepala sekolah pula komunikasi sekolah dan orang tua akan tercipta. Kepala sekolah juga bertanggung jawab dalam membina guru dan siswa di sekolah. “Oleh karena itu kepala sekolah harus berada di barisan terdepan dalam upaya mencerdaskan bangsa,”

Dalam situasi pandemi seperti saat, kepala sekolah dituntut untuk menerapkan manajemen krisis. Kepala sekolah harus bersiap atas segala situasi darurat yang tidak terduga sehingga bisa mempengaruhi siswa dan guru staf dan pemangku kepentingan. Kepala sekolah harus peran penting dalam memastikan agar peserta didik mendapatkan pendidikan dan pembelajaran yang sesuai. Karena dengan arahan dan petunjuk yang diberikan memberikan gambaran ke arah mana model pembelajaran akan dilaksanakan. “Dengan begitu guru tidak meraba-raba apa yang harus mereka lakukan,”

Kepala Sekolah sebagai Pemimpin
Tugas kepala sekolah dalam kegiatan pendidikan, di antaranya membina kesiswaan, melaksanakan bimbingan dan penilaian bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya. Kepala sekola juga bertugas menyelenggarakan administrasi sekolah dan merencanakan pengembangan pendayagunaan serta pemeliharaan sarana prasarana. Selain itu, melaksanakan hubungan sekolah dengan lingkungan baik itu orang tua dan masyarakat.

Sebagai pemimpin dalam membangun dan menyelenggarakan pendidikan, tugas dan peran kepala sekolah sangat vital. Kepala sekolah seperti atmosfer dalam pendidikan yang harus memastikan peserta didik tetap mendapatkan pembelajaran yang bermakna. Untuk itu, kepala sekolah bertugas sebagai edukator, manajer, administrasi, supervisor, inovator, motivator, figur, dan manajer (EMASLIM Figur dan Management). Sementara dalam tanggung jawab kepemimpinan kepala sekolah mengacu pada tiga hal, mulai dari input proses dan output.

Sebagai pemimpin, kepala sekolah harus mampu mengembangkan visi dan misi serta mengarahkan agar visi dan misi tersebut tercapai. Ia harus memotivasi warga sekolah, memahami visi dan misi yang disesuaikan dengan masa pandemi dan AKB. Kepala sekolah harus mampu mengambil keputusan dan mampu berkomunikasi. Kemudian harus memahami kondisi tenaga kependidikan dan kondisi peserta didik, serta siap menerima masukan saran dan kritik.

Kepala Sekolah sebagai Manajer
Sebagai manajer, kepala sekolah bertugas melakukan penyusunan perencanaan dan anggaran yang berorientasi pada pencegahan covid-19. Ia juga bertugas mengalokasikan sumber daya yang diperlukan untuk mewujudkan visi dan misi sekolah.

Kepala sekolah juga bertugas untuk melakukan pengorganisasian dan penyusunan staf. Ia berhak menetapkan struktur untuk memenuhi persyaratan dalam memenuhi perencanaan program. Selain itu juga mendelegasikan tanggung jawab dan wewenang untuk menjalankan rencana. Termasuk membuat prosedur prosedur untuk membantu membimbing para karyawan yang menciptakan metode-metode untuk mengawasi pelaksanaan.

Tugas kepala sekolah berikutnya adalah melakukan pengendalian dan pemecahan masalah. Kepala sekolah harus memonitor hasil-hasil kemudian mengidentifikasi penyimpangan-penyimpangan dari rencana lalu merencanakan, serta melakukan pengorganisasian untuk memecahkan masalah.

Dalam kewirausahaan, kepala sekolah harus mampu menganalisis peluang kerjasama dengan pihak lain agar memandirikan sekolah dan memperlihatkan keunggulan sekolah. Kepala sekolah harus menjadi pencipta iklim kerja atau inovator untuk mendorong siswa agar mampu membuat produk yang memiliki nilai jual.

“Siswa SMAN 7 Pekanbaru di masa pandemi ini telah membuat buku kumpulan cerita dalam sebuah karya dengan judul Senandung Literasi. Siswa juga mampu membuat hand sanitizer dan handsoap,”